Current Active Topics

Click to list all articles in this topic

  
Berita

Berita · Total News: 16 · Total Reads: 32597

Articles:

Read this articlePrinter ready versionE-mail to a friend  RELEVANSI PEKERJAAN SOSIAL TERHADAP PEMERLU PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL ()
Read this articlePrinter ready versionE-mail to a friend  PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM USAHA TANI DI DESA BULUSIRUA, KECAMATAN BONTOCANI, ()
Read this articlePrinter ready versionE-mail to a friend  BAHAYA HIV AIDS BAGI TUBUH PENDERITANYA ()
Read this articlePrinter ready versionE-mail to a friend  Drs. Baharuddin, MM ()
Read this articlePrinter ready versionE-mail to a friend  EKSISTENSI BBPPKS REGIONAL V SULAWESI DALAM MEMERANGI NARKOTIKA ()
Read this articlePrinter ready versionE-mail to a friend  KEBIJAKAN PUBLIK DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI INDONESIA ()
Read this articlePrinter ready versionE-mail to a friend  PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP PENYANDANG DISABILITAS ()
Read this articlePrinter ready versionE-mail to a friend  KUNJUNGAN MENSOS RI DI MAKASSAR ()
Read this articlePrinter ready versionE-mail to a friend  PEMANTAPAN PENDAMPING KUBE DIREKTORAT GULKIN PERDESAAN ()
Read this articlePrinter ready versionE-mail to a friend  GENG MOTOR SEMAKIN MERAJALELA ()
· More -->

Most recent article:

RELEVANSI PEKERJAAN SOSIAL TERHADAP PEMERLU PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL
by:
2020-03-30 14:50:43

RELEVANSI PEKERJAAN SOSIAL TERHADAP PEMERLU PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL PEKERJA ANAK
A.Jeneta Putri, S.ST (PPNPN BBPPKS MAKASSAR)
Hp: 08114346239
 
 
ABSTRAK
Masalah Pekerja anak di Indonesia pada saat ini sungguh memprihatinkan, jumlah pekerja anak di berbagai daerah di Indonesia terus meningkat. Kondisi ini menimbulkan suatu permasalahan yang serius bagi pemerintah Indonesia. Dalam artikel ini, membahas mengenai kondisi secara umum mengenai pekerja anak serta faktor-faktor yang menyebabkan seorang anak menjadi pekerja anak. Selain itu, mengetahui definisi pekerja anak serta permasalahan yang dihadapi pekerja anak. Masalah pekerja anak ini sangat berkaitan dengan salah satu profesi yang akan membantu dalam proses kasus-kasus pada pekerja anak terutama mengenai permasalahan yang dihadapi pekerja anak. Salah satu profesi tersebut adalah pekerjaan sosial, dimana peran dari pekerja sosial sangat dibutuhkan untuk membantu menyelesaikan permasalahan pekerja anak. Peran pekerja sosial tersebut diantaranya adalah sebagai advokator, konselor, pendamping, dan mediator. Selain pekerja sosial, peran dan upaya pemerintah Indonesia dalam mengurangi dan menghapus pekerja anak terus dilakukan, upaya-upaya pemerintah Indonesia dibuktikan dengan menjalin kerjasama dengan ILO. Hal tersebut bertujuan agar anak-anak di dunia khususnya di Indonesia dapat hidup dengan sejahtera dan sesuai dengan proses tumbuh dan kembangnya.
 
PENDAHULUAN
Masalah pekerja anak di Indonesia mulai dibicarakan sejak awal tahun 1990-an ketika media mulai mengungkap kasus-kasus perlakuan buruk terhadap pekerja anak. Pekerja anak adalah anak-anak yang harus terjun ke dunia kerja sebelum mencapai usia legal untuk bekerja sehingga hak-hak dasar mereka terampas. Beberapa bentuk hak dasar tersebut antara lain adalah hak kebebasan untuk memilih dan jaminan untuk tumbuh kembang secara utuh baik fisik maupun mental, termasuk hak untuk bersekolah. Indonesia sendiri mematok batas usia minimum untuk diperbolehkan bekerja di semua sektor adalah 15 tahun. Batas usia yang tidak boleh kurang dari usia usai wajib belajar ini, ditetapkan oleh oleh Undang-undang (UU) No. 20 Tahun 1999 yang mengacu pada Konvensi ILO No. 138 mengenai Usia Minimum untuk diperbolehkan bekerja. Selain mengembalikan hak-hak anak untuk mendapatkan pendidikan pekerja anak ini tentunya membawa dampak kepada aspek psikososialnya dimana si anak ini bekerja bukan pada waktu yang tepat yang tentunya akan menghambat proses tumbuh kembangnya dan tidak sesuai dengan tugas perkembangan di usianya. Hal ini merupakan bentuk penyimpangan dimana seharusnya anak-anak tersebut sedang mengenyam bangku pendidikan dan dalam kondisi keceriaan namun pada kenyataannya sebagain anak di Indonesia malah bekerja untuk kehidupannya. Selain itu, lingkungan tempat anak bekerja juga dapat mempengaruhi kehidupan anak tersebut serta dari faktor keluarga yang ikut mempengaruhi anak. Untuk itu, diperlukan suatu perlindungan terhadap anak-anak yang bekerja atau kebijakan yang tegas agar tidak ada lagi pekerja anak.
Data mencatat proporsi pekerja anak pada 2017 sebesar 1,5 persen dari total populasi anak sebesar 84,4 juta jiwa. Mereka tak mengenyam bangku sekolah sama sekali. Lama bekerja pun beragam, mulai dari satu jam hingga 97 jam seminggu. Sebanyak 1,5 persen pekerja anak dari total populasi anak itu, jumlahnya setara 1,2 juta anak. Berbeda dengan kondisi di perdesaan, mayoritas di perkotaan mereka bekerja di sektor perdagangan (23 persen) dan industri pengolahan di pabrik (22,3 persen).
Para pekerja anak ini masuk dalam klasifikasi International Labour Organization (ILO) sebagai buruh anak yang tak bersekolah dan pekerjaannya berpotensi mengganggu pertumbuhan mental, fisik, serta sosial. Pekerja anak kategori ini yang perlu diminimalisir keberadannya. Konvensi ILO yang telah diratifikasi menjadi UU Nomor 20 Tahun 1999 menyebutkan pekerjaan ringan hanya boleh dilakukan pekerja berusia 16 tahun ke atas sementara batas usia pekerja anak yang membahayakan kesehatan, keselamatan, atau moral yakni 18 tahun. Terlepas dari kategori tersebut, ada pula anak yang bekerja membantu orang tua tetapi masih mengenyam pendidikan, yakni berkisar 629 ribu anak per Maret 2017. Anak kategori ini dibolehkan ILO untuk tetap mencari keterampilandi luar sekolah yang dinilai dapat mengembangkan diri.
Masalah pekerja anak ini sangat berkaitan dengan salah satu profesi yang akan membantu dalam proses kasus-kasus pada pekerja anak terutama mengenai permasalahan yang dihadapi pekerja anak. Salah satu profesi tersebut adalah pekerjaan sosial, dimana peran dari pekerja sosial sangat dibutuhkan untuk membantu menyelesaikan permasalahan pekerja anak. Peran pekerja sosial tersebut diantaranya adalah sebagai advokator, konselor, pendamping, dan mediator. Selain pekerja sosial, peran dan upaya pemerintah Indonesia dalam mengurangi dan menghapus pekerja anak terus dilakukan, upaya-upaya pemerintah Indonesia dibuktikan dengan menjalin kerjasama dengan ILO.

read more...

Direktorat

Direktorat · Total News:· Total Reads: 0

Articles:

...There aren't any news yet for this topic...

Pemberdayaan Kesos & Gulkin

Pemberdayaan Kesos & Gulkin · Total News:· Total Reads: 930

Articles:

Read this articlePrinter ready versionE-mail to a friend  PANDU GEMPITA DI KABUPATEN BANTAENG (bbppksmakassar)

Most recent article:

PANDU GEMPITA DI KABUPATEN BANTAENG
by: bbppksmakassar
2013-11-19 09:43:29

WORKSHOP DAN SOSIALISASI PELAYANAN TERPADU DAN GERAKAN MASYARAKAT PEDULI KABUPATEN/KOTA SEJAHTERA "PANDU GEMPITA"
DI KABUPATEN BANTAENG PROV SULSEL TANGGAL 24 JUNI 2013

Kepala Badiklit Kesos Kementerian Sosial RI
Penyelenggaraan kesejahteraan sosial dilakukan untuk  mengupayakan terpenuhinya taraf kesejahteraan sosial masyarakat. Pada perkembangannya, dinamika lingkungan strategis menuntut perubahan paradigma dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Termasuk di antaranya perubahan tuntutan reformasi birokrasi yang mensyaratkan perlunya pelayanan publik yang berkualitas, berorientasi pada kepuasan penerima layanan.
 
Sambutan Bupati Bantaeng

Pelayanan sosial dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial  selama ini telah dilakukan namun masih bersifat; pelayanan sosial sektoral/fragmentaris, jangkauan yang terbatas, hanya merespon masalah aktual secara reaktif, fokus pelayanan masih berbasis institusi dan  belum adanya rencana strategis nasional untuk keterpaduan pelayanan.

read more...

Perlindungan Sosial

Perlindungan Sosial · Total News:· Total Reads: 56

Articles:

Read this articlePrinter ready versionE-mail to a friend  PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK SERTA HAK HAK ANAK ()

Most recent article:

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK SERTA HAK HAK ANAK
by:
2020-02-28 00:00:00

Oleh : Nandang Sofyan, S.Pd.,M.Pd
Calon Widyaiswara di BBPPKS Makassar

 

Abstrak

Pengertian anak Berdasarkan undang-undang dan yang dipaparkan oleh para ahli yaitu bakal calon manusia atau janin manusia dalam proses pertumbuhan dan perkembangan, belum mandiri, bergantung kepada kedua orang tuanya yang dibatasi oleh usia dan pernikahan, Pertumbuhan dan Perkembangan Anak dan hak anak merupakan hal penting dalam membangun dan memajukan bangsa hal ini dikarenakan anak merupakan penerus bangsa dan negara. Artikel ini membahas tentang pengertian anak, pertumbuhan dan perkembangan anak, dan hak-hak anak.

Kata Kunci : Anak, Pertumbuhan, Perkembangan, Hak

 

read more...

Rehabilitasi Sosial

Rehabilitasi Sosial · Total News:· Total Reads: 0

Articles:

...There aren't any news yet for this topic...

Umum

Umum · Total News:· Total Reads: 8361

Articles:

Read this articlePrinter ready versionE-mail to a friend  REGISTERASI DIKLAT BERBASIS BARCODE ()
Read this articlePrinter ready versionE-mail to a friend  LEARNING AND TRAINING ()
Read this articlePrinter ready versionE-mail to a friend  PENERAPAN DISIPLIN DAN PROSES PERUBAHAN PARADIGMA DALAM RANGKA PENINGKATAN KINER ()
Read this articlePrinter ready versionE-mail to a friend  APLIKASI ANDROID BBPPKS MAKASSAR ()

Most recent article:

REGISTERASI DIKLAT BERBASIS BARCODE
by:
2019-09-12 10:19:05

 

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor : 32/PMK.02/2018 Tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2019 “ Jumlah panitia yang dapat diberikan honorarium maksimal 10% dari jumlah peserta dengan mempertimbangkan efisiensi dan efektivitas. Dalam hal jumlah peserta kurang dari 40 orang maka jumlah panitia yang dapat diberikan honorarium paling banyak 4 orang. Sehingga panitia penyelenggara akan kewalahan jika peserta datang bersamaan dan harus melakukan registrasi manual. Dan di era digitalisasi saat ini kita akan sangat tertinggal jika tidak bisa mengikuti perkembangan zaman, maka penulis mencoba membuat innovasi baru dalam proses registrasi peserta diklat berbasis barcode system pada Balai Besar Pendidikan Dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (Bbppks) Makassar Tahun 2019 

 

 

read more...

Topics ©
;