BBPPKSMakassar Profil

SEJARAH SINGKAT

VISI DAN MISI

FUNGSI ORGANISASI

STRATEGI DASAR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI

FASILITAS

images/large/1.jpg images/large/2.jpg images/large/3.jpg images/large/4.jpg images/large/5.jpg images/large/6.jpg

A. SEJARAH SINGKAT

- Tahun 1961 melalui SK Mensos No: 102/KKSM/II/1961 membentuk Unit Pelaksana Teknik (UPT) dengan nama Kursus Kesejahteraan Sosial Menengah (KKSM) dengan tujuan untuk Meningkatkan Kemampuan & Keterampilan Para Petugas Sosial Lapangan.

- SK Menteri Sosial No: 12/HUK/Kep/IX/1976 tentang Perubahan Nama dari KKSN menjadi Kursus Tenaga Sosial (KTS) dengan Pertimbangan Penanganan Masalah Sosial yang Sangat kompleks, maka diperlukan adanya Lembaga Pelatihan Bagi Tim Profesi Pekerja Sosial Dalam Menunjang Tugas Teknis Maupun Operasional.

- KTS menjadi Balai Diklat Pegawai dan Tenaga Sosial (BDPTS) dengan SK Mensos RI No: 27/HUK/1996 dengan peningkatan status menjadi Eselon III/a.

- Pada masa reformasi dan otonomi daerah tahun 1997 dan dilikuidasinya Departemen Sosial berdasarkan Kepres No: 355/M/1999, diganti menjadi Badan Kesejahteraan Sosial (BKSN) melalui Kepres No: 152 tahun 1999.

- UPT-UPT yang berada di bawah Departemen Sosial dengan berlakunya otoda, statusnya sangat bervariasi sebagian diserahkan ke Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dan sebagian masih tetap di bawah Departemen Sosial termasuk BDPTS Makassar. Dalam rangka peningkatan peran dan fungsi dengan persetujuan Menpan melalui SK No: 135/M.PAN/4/2000, BDPTS ditingkatkan lagi statusnya menjadi Eselon II/A.

- Thn 2003 terjadi perubahan signifikan dengan peran fungsi tidak hanya sebagai pengembangan pelatihan pegawai dan TKSM, tetapi juga menjadi pusat pengkajian masalah sosial, pusat data dan informasi, serta lembaga klinitas konsultasi bagi masyarakat dengan berubah nama menjadi Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Makassar melalui SK No: 53/HUK/2003 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial.

 

B. VISI MISI

VISI :
Inovasi pengembangan sumber daya manusia (SDM) Kesejahteraan Sosial Regional V Sulawesi yang kompetitif. 

MISI :

1. Mewujudkan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan kesejahteraan sosial yang mampu memberikan kesadaran serta kepedulian dan kompetensi bagi setiap peserta diklat.

2. Mengembangkan program diklat kesejahteraan sosial berbasis kompetensi dan kebutuhan stakeholder.

3. Melaksanakan dan mengembangkan advokasi dan informasi, kerja sama, kolaborasi diklat kesejahteraan sosial dengan stakeholder.

4. Menjadi pusat koordinasi regional jabatan fungsional peksos.
 

C. FUNGSI ORGANISASI

1. Menyusun rencana dan program serta evaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pelatihan kesejahteraan sosial;

2. Menyiapkan pendidikan dan pelatihan kesejahteraan sosial

3. Melaksanakan kegiatan pendidikan dan pelatihan kesejahteraan sosial;

4. Melaksanakan advokasi dan memberikan informasi pendidikan dan pelatihan kesejahteraan sosial;

5. Mengkaji dan menyiapkan standarisasi pendidikan dan pelatihan kesejahteraan sosial;

6. Mengelola urusan Tata Usaha.
 

D. STRATEGI DASAR ORGANISASI

1. Tersedianya Pekerja Sosial dan Tenaga Kesejahteraan Sosial yang memiliki sertifikasi kompetensi dibidang penyelenggaraan kesos;

2. Meningkatnya lembaga Kesejahteraan Sosial yang telah diakreditasi;

3. Meningkatnya kualitas data dan manajemen sistem informasi kesejahteraan sosial tingkat regional;

4. Meningkatnya ketatalaksanaan dan kelembagaan pendidikan dan pelatihan kesejahteraan sosial yang dikelola secara terpadu;

5. Menggali kebutuhan diklat Sumber Daya Manusia Kesejahteraan Sosial di Wilayah Regional V Sulawesi melalui kegiatan Rapat Koordinasi Pembangunan Kesejahteraan Sosial.

E. STRUKTUR ORGANISASI

 

Struktur Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional V Sulawesi Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial RI No. 53/HUK/2003.


 

F. FASILITAS

Balai Besar Diklat Kessos Makassar memiliki fasilitas sebagai berikut :

1. Gedung Kantor

2. Gedung Asrama/Wisma.

3. Gedung Auditorium/Aula.

4. Ruang Pendidikan / belajar.

5. Ruang Meeting.

6. Ruang simulasi.

7. Ruang cafetaria.

8. Ruang perpustakaan.

9. Laboratorium komputer.

10. Tempat Ibadah.

11. Laboratorium peksos/Ruang Microteaching.

12. Fitness Centre


 

Kembali ke Menu Utama